Persona
Their Words, their Worlds.
Quoth the Raven
Be my buds!
You're on track...
Archipela_files
-
▼
2025
(2)
- ▼ 10/26 - 11/02 (1)
- ► 10/12 - 10/19 (1)
-
►
2024
(1)
- ► 11/10 - 11/17 (1)
-
►
2023
(1)
- ► 01/29 - 02/05 (1)
-
►
2022
(1)
- ► 09/25 - 10/02 (1)
-
►
2020
(10)
- ► 11/22 - 11/29 (1)
- ► 10/25 - 11/01 (1)
- ► 10/18 - 10/25 (1)
- ► 10/11 - 10/18 (1)
- ► 08/09 - 08/16 (1)
- ► 07/05 - 07/12 (1)
- ► 06/14 - 06/21 (1)
- ► 03/08 - 03/15 (1)
- ► 03/01 - 03/08 (1)
- ► 01/26 - 02/02 (1)
-
►
2019
(2)
- ► 12/01 - 12/08 (1)
- ► 10/06 - 10/13 (1)
-
►
2017
(1)
- ► 08/06 - 08/13 (1)
-
►
2015
(11)
- ► 12/20 - 12/27 (1)
- ► 11/01 - 11/08 (1)
- ► 10/18 - 10/25 (1)
- ► 06/07 - 06/14 (1)
- ► 05/10 - 05/17 (1)
- ► 04/12 - 04/19 (1)
- ► 04/05 - 04/12 (2)
- ► 03/22 - 03/29 (2)
- ► 03/15 - 03/22 (1)
-
►
2014
(2)
- ► 05/04 - 05/11 (1)
- ► 03/16 - 03/23 (1)
-
►
2013
(22)
- ► 12/22 - 12/29 (4)
- ► 12/15 - 12/22 (1)
- ► 11/10 - 11/17 (1)
- ► 09/22 - 09/29 (1)
- ► 08/25 - 09/01 (1)
- ► 07/07 - 07/14 (1)
- ► 06/30 - 07/07 (1)
- ► 06/23 - 06/30 (1)
- ► 06/09 - 06/16 (1)
- ► 05/26 - 06/02 (1)
- ► 05/19 - 05/26 (2)
- ► 05/12 - 05/19 (1)
- ► 05/05 - 05/12 (1)
- ► 04/28 - 05/05 (2)
- ► 03/31 - 04/07 (1)
- ► 02/10 - 02/17 (1)
- ► 01/06 - 01/13 (1)
-
►
2012
(18)
- ► 12/23 - 12/30 (2)
- ► 12/09 - 12/16 (1)
- ► 11/04 - 11/11 (1)
- ► 10/21 - 10/28 (1)
- ► 09/02 - 09/09 (1)
- ► 08/26 - 09/02 (1)
- ► 08/19 - 08/26 (1)
- ► 08/12 - 08/19 (2)
- ► 08/05 - 08/12 (1)
- ► 07/15 - 07/22 (2)
- ► 07/08 - 07/15 (1)
- ► 06/03 - 06/10 (1)
- ► 05/27 - 06/03 (1)
- ► 05/20 - 05/27 (1)
- ► 05/13 - 05/20 (1)
-
►
2011
(17)
- ► 11/13 - 11/20 (2)
- ► 10/30 - 11/06 (1)
- ► 10/16 - 10/23 (1)
- ► 09/18 - 09/25 (1)
- ► 08/07 - 08/14 (2)
- ► 07/17 - 07/24 (1)
- ► 06/26 - 07/03 (1)
- ► 05/15 - 05/22 (1)
- ► 05/08 - 05/15 (2)
- ► 04/17 - 04/24 (2)
- ► 03/20 - 03/27 (1)
- ► 02/06 - 02/13 (1)
- ► 01/02 - 01/09 (1)
-
►
2010
(41)
- ► 12/12 - 12/19 (1)
- ► 11/28 - 12/05 (1)
- ► 11/14 - 11/21 (1)
- ► 11/07 - 11/14 (1)
- ► 10/24 - 10/31 (2)
- ► 10/03 - 10/10 (1)
- ► 09/26 - 10/03 (1)
- ► 09/19 - 09/26 (1)
- ► 09/12 - 09/19 (1)
- ► 09/05 - 09/12 (1)
- ► 08/22 - 08/29 (1)
- ► 06/20 - 06/27 (1)
- ► 06/06 - 06/13 (1)
- ► 05/23 - 05/30 (1)
- ► 05/16 - 05/23 (1)
- ► 05/09 - 05/16 (1)
- ► 05/02 - 05/09 (1)
- ► 04/25 - 05/02 (1)
- ► 04/11 - 04/18 (3)
- ► 04/04 - 04/11 (2)
- ► 03/28 - 04/04 (2)
- ► 03/21 - 03/28 (2)
- ► 03/14 - 03/21 (1)
- ► 03/07 - 03/14 (1)
- ► 02/21 - 02/28 (1)
- ► 02/14 - 02/21 (1)
- ► 02/07 - 02/14 (2)
- ► 01/31 - 02/07 (2)
- ► 01/24 - 01/31 (1)
- ► 01/17 - 01/24 (2)
- ► 01/10 - 01/17 (1)
- ► 01/03 - 01/10 (1)
-
►
2009
(41)
- ► 12/27 - 01/03 (2)
- ► 12/20 - 12/27 (1)
- ► 12/13 - 12/20 (1)
- ► 12/06 - 12/13 (1)
- ► 11/29 - 12/06 (1)
- ► 11/22 - 11/29 (2)
- ► 11/15 - 11/22 (2)
- ► 11/08 - 11/15 (1)
- ► 10/25 - 11/01 (4)
- ► 10/18 - 10/25 (2)
- ► 10/11 - 10/18 (6)
- ► 10/04 - 10/11 (18)
"Memento Mori" means:
Vita brevis breviter in brevi finietur,
Mors venit velociter quae neminem veretur,
Omnia mors perimit et nulli miseretur,
Ad mortem festinamus peccare desistamus.
Akhir2 ini aku lagi kesengsem sama lagu-lagunya 3 Doors Down. Sebenarnya sudah denger dari dulu, tapi ngresapin makna dari liriknya baru akhir-akhir ini aja. Seperti phrase dari lagu "Citizen Soldier":
..I'll walk beside you but you may not see me,
the strongest among you may not wear a crown..
Phrase ini terasa kuat banget, berakar dan tertanam dalam, terutama mungkin bagi para tentara, baik tentara nasional, tentara fiktif maupun tentara mainan :D. Kalimat pertama menyatakan bahwasanya mereka siap bekerja tanpa pamrih dan selalu siap bersukarela dalam membantu masyarakat (konon), walaupun kenyataannya mungkin sedikit berbeda. Kalimat kedua, ini benar-benar kontradiktif kongkrit, bahwasanya kuasa mutlak bukanlah berada di tangan orang yang memegang 'mahkota'. Mungkin sedikit ambigu ya, kalo sudah seperti itu lantas siapa? Jelas lah, kerja para 'mereka' yang hanya memerintah doang, sangat berbeda dengan mereka yang memerintah, tetapi juga berbaur dengan orang-orang dan menyatu dengan alam. Ngerti kan?
Banyak juga yang lain, tapi ntar jadi review lagu deh, padahal mo yang lain, haha :p.
Ok, lanjut ya? Pernah gak mencoba berbicara dengan seseorang, terus mencoba untuk meyakinkan mereka? Kalo pernah (atau malah sering) coba perhatikan gaya tubuh (gesture) kamu, disaat kamu ingin benar-benar meyakinkan seseorang, semisal: seorang pengacara kepada kliennya, pasti tubuhnya akan condong mengarah ke depan, menghadap ke seseorang yang ingin diyakininya. Sedangkan jika seseorang berbicara dengan orang lain dan tubuhnya agak sedikit mundur2 atau condong ke belakang, itu indikasi kalo dia malu-malu, ingin PDKT (kalo dengan lawan jenis) tapi susah ingin mengutarakan, misalkan :D .
Langsung ke inti....sebagai Trickster yang baik, di artikel pertama aku sudah mengupas salah satu cara persuasif yang dipake salesman, kini saatnya mengasah kemampuan kita untuk menjadi seorang investigator yang baik. Pasti pernah lihat acara talk show "Kick Andy" kan? Terkadang si Nova dengan kritis menanggapi peryataan narasumber dimana mungkin kalimat tersebut terdengar biasa di telinga kita, tetapi tidak jika peryataan tersebut diikuti dengan gugup maupun gerak-gerik lain. Normalnya terlihat (tetapi lebih sering 'invisible n undetectable'), dan itu tanda jika dia 'sedikit' berbohong. Sekarang kita akan membahas gerak-gerik atau tanda-tanda ketika lawan bicara kita berbohong.... (penulis tidak bertanggung jawab, jika setelah membaca artikel ini dan menerapkannya, maka pembaca akan menemukan bahwasanya kenyataan itu pahit, seperti di lagunya Iwan Fals)
(Sang Merah)
Hijau daun kulalap habis, kering kau!
Lihat tariku, seiring pekik aku terbahak
riang dengan jerit tangis mamalia, itu lullaby!
Bagiku indah menuai kanvas dengan tinta merah
kikis hijau bumi, letupkan sedikit amarah!
Jiwaku seakan melambung terbawa angin
dan kecup panasku pada sang awan...
(Si Pembunuh)
Merah...merah...merah dimana-mana!
Riuh protes memekakkan angkasa, dan bara
aku lupa, dulu manusia yang bertamak hampa
Ada apa dengan merah?
Kenapa melolong kosong, wahai hati yang tersayat?
Sedangkan ingatkah kau, dulu penyebab?
Karena kamulah, kekang Merah terkapar
Merah jadi penguasa!
(Sang Merah)
Aku berkoar, bukan ragaku berkibar!
Nafsuku lapar, tapi bukan ego dasar!
Maumu menuduhku dengan apa?
Ini letih, perlu ku-campak?
Dan lolong ini kering, masih habis kupaksa?
Mata ini perih sudah, tahukah?
Aku hanya ingin lebih baik,
Aku ingin berubah...
(Si Pembunuh)
Merah...merah...merah, kamu lupa?
Mungkin manusia yang menarik benang merah
tapi siapa yang mengikatnya menjadi simpul dilema?
Kacau, berotasi, rusak
Habis, terbabat, kembali lagi, lenyap
Merah, kamulah yang salah!
(dan pisau itu terasah sudah)
--Epilog--
Mereka saling bertatap dalam diam, bertukar paham dalam satu melodi rasa
Yang menyaksikan hanya akan tenggelam dalam kebingungan
Dan masih banyak Merah yang ada,
pisau manis siap hunus pula...
---Sorry karena sempat hiatus kemarin, but now I pronounce that....Raven's back! Sekaligus saya ucapkan congrates n salutation buat Shin-kun, semoga hibernasinya membawa hasil! *angelic smile*---
Sajak Negeri Para Bedebah
Oleh : Adhie M Massardi
Ada satu negeri yang dihuni para bedebah
Lautnya pernah dibelah tongkat Musa
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah
Dari langit, burung-burung kondor menjatuhkan bebatuan menyala-nyala
Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah ?
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah
Atau menjadi kuli di negeri orang
Yang upahnya serapah dan bogem mentah
Di negeri para bedebah
Orang baik dan bersih dianggap salah
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawanMenipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah
Karena hanya penguasa yang boleh marah
Sedangkan rakyatnya hanya bisa pasrah
Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah
Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya
Maka bila melihat negeri dikuasai para bedebah
Usirlah mereka dengan revolusi
Bila tak mampu dengan revolusi, dengan demonstrasi
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan.
My comment:
Gimana sih cara nikmatin hidup n manfaatin segala peluang yang ada dan bisa kita optimalin sampai batas paling maksimal?
Well, kuncinya cuman: Pintar-pintar melihat peluang and kesempatan yang ada...lalu babat habis dengan tekad, kerja keras, kedisiplinan dan rasa pantang menyerah. ("You had just one shot, do not miss your chance to go, the opportunity comes once in a lifetime...". ~ Lose Yourself, Eminem ~)
But anyway..."Danger? Hah! I walk on the wild side. I laugh in the face of danger. Ha ha ha ha!". Okay, yang ini terdengar sedikit, umm....narsis. Yeah. Tapi yang aku sugestikan disini, bahwa yang jelas dan teramat penting adalah kita harus tahu situasi, tahu kondisi, tahu lingkungan dan tahu kemampuan bela diri kita sendiri :P.





