.avatar-image-container img { background: url(http://l.yimg.com/static.widgets.yahoo.com/153/images/icons/help.png) no-repeat; width: 35px; height: 35px; }

"Memento Mori"

What is the PRECIOUS thing you TREASURE most in your LIFE?

"Memento Mori" means:

Remember you are mortal...

Vita brevis breviter in brevi finietur,
Mors venit velociter quae neminem veretur,
Omnia mors perimit et nulli miseretur,

Ad mortem festinamus peccare desistamus.


"Have you done perceiving me? Ok, now... Get lost!"
~ e . x . e .~

Ada sebuah teknik dagang dengan metode persuasif yang sering dipake, terutama oleh salesman door-in-door. Metode ini mengambil teknik pendekatan psikologis, dan tanpa disadari, orang yang mengerti betul akan hal ini pasti akan sering menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. 

And well, sebenarnya aku juga sering menggunakan teknik seperti ini sih, terutama saat menghadapi narasumber yang kritis. Sering banget mereka ngeles (menghindar) dengan memberi jawaban singkat atau mengalihkan topik dengan sangat apik. Nah, kalo seperti itu...biasanya karena pertanyaan yang kita ajurkan berupa pertanyaan langsung (direct) dan sangat membutuhkan jawaban dengan fakta krusial, entah berpengaruh kepada si narasumber, tempat kerjanya, rekan, keselamatan masyarakat, keamanan negara ataupun image masyarakat terhadap dirinya nanti (seandainya si narasumber merupakan orang penting atau seorang public figure). Kalo si narasumber tidaklah memegang kunci penting dalam lingkungannya atau posisinya hanyalah sebatas masyarakat biasa, jarang mereka menutup-nutupi fakta...dan terkadang malah mengatakan lebih dari fakta yang terjadi (karena dengan diwawancarai, akan terbersit dalam pikiran orang awam bahwasanya mereka menjadi orang penting - karena merekalah yang diwawancarai dan bukan teman-temannya yang lain).

Kembali ke permasalahan diatas. Bagaimana cara menghadapi narasumber, atau seseorang yang pandai berkelit saat ditanyai sesuatu? Kalo sudah seperti ini, ada sebuah teknik yang biasa disebut dengan:

'Door-in-the-Face Technique'        


~{x-Penasaran? Langsung aja "click" judulnya 2 recall it back...-x}~

Know Your Enemy

"...No one can make you feel inferior without your permission and no one can be as effectively as yourself..."
~ Atticus Finch in 'to Kill a Mockingbird' ~
translate: "Tidak ada seorang pun yang mampu membuatmu minder tanpa seizinmu sendiri dan tidak ada seorang pun mampu menjadi se-efektif n se-cool kamu...kecuali kamu sendiri."

My comment:
Bagaimana rasanya mencampur teh dengan jahe sodara-sodari sekalian? Great...at least that what I feel just now. Karena yang biasanya kita minum teh buat menenangkan hati, menenangkan otak, nah ini malah kepanasan. Sekali lagi...Great! (gak ikhlas). :P

Jadi begini, mo sedikit cuap-cuap tentang kutipan diatas. Banyak teman-temanku kebingungan dan sambil sesekali bertanya ke aku: "Rav, kamu itu pede banget sih?", walau sedikit bego, seru mereka dalam hati. Banyak juga yang bilang, "Kamu tuh muka badak banget tau gak?".
Ada juga yang nanyain, kenapa aku suka banget ma travelling sendirian, pergi malam-malam atau nerima job-job halal gak jelas dari ...well, banyak macam. Apalagi di wilayahku terkenal banyak preman yang suka malakin duit, boro-boro cuman malakin...ada juga yang h******g (sensor)! NOOooOO....

But anyway..."Danger? Hah! I walk on the wild side. I laugh in the face of danger. Ha ha ha ha!". Okay, yang ini terdengar sedikit, umm....narsis. Yeah. Tapi yang aku sugestikan disini, bahwa yang jelas dan teramat penting adalah kita harus tahu situasi, tahu kondisi, tahu lingkungan dan tahu kemampuan bela diri kita sendiri :P.
~{x-Penasaran? Langsung aja "click" judulnya 2 recall it back...-x}~