.avatar-image-container img { background: url(http://l.yimg.com/static.widgets.yahoo.com/153/images/icons/help.png) no-repeat; width: 35px; height: 35px; }

"Memento Mori"

What is the PRECIOUS thing you TREASURE most in your LIFE?

"Memento Mori" means:

Remember you are mortal...

Vita brevis breviter in brevi finietur,
Mors venit velociter quae neminem veretur,
Omnia mors perimit et nulli miseretur,

Ad mortem festinamus peccare desistamus.


"Memories are the single greatest determinant of a person's identity."
~Kingdom Hearts: 358/2 Days~

translated: "Memori adalah faktor penentu paling penting dalam menentukan identitas seseorang"

but, remember...


"People are not always meant what they meant to be."
~Phoenix Wright: Justice for All~

translated: "Tidak semua orang selalu menampakkan diri mereka sesungguhnya."

My comment:

 Apa yang pertama kita lakukan jika kita pertama berkenalan dengan seseorang? Ada yang yang langsung melihat ke pakaian yang ia pakai, apakah dia orangnya rapi atau tidak. Ada juga yang melihat dari gayanya, apakah dia orangnya cuek? Santai? Serius? Kemudian menanyakan teman-teman terdekatnya. Ada juga yang langsung mengajaknya bicara, kalo dia ngomongnya enak, berarti dia enak jadi temen (emang permen!). Ada juga yang pura-pura cuek, biasa aja, tapi mengamati diam-diam, sekaligus menilai: "Siapa sih sebenarnya kamu itu?"

~{x-Penasaran? Langsung aja "click" judulnya untuk artikel lebih lengkap!-x}~


"Barangsiapa yang hanya berpegang teguh pada akalnya, niscaya ia akan sesat jalan hidupnya. Barangsiapa mengandalkan hartanya, berarti dia orang yang miskin, karena betapa banyak harta yang ia miliki, ia tidak akan puas. Barangsiapa menggantungkan kemuliaanya kepada makhluk, berarti dia belum percaya terhadap dirinya sendiri."
~a Wiseman~

 My comment:
a 
Ok, karena kebetulan lagi musuhan berat sama yang namanya UANG, maka akan aku bahas duluan, kay?



Paling 'alergi' banget sama yang namanya UANG. Entah kenapa, gak pernah ada peruntungan kalo berurusan benda alias DUIT ini. Mulai dari sering bokek, sering kehilangan duit, sering dipinjemin duit tapi gak balik-balik (*sigh...*), sering bayar sesuatu yang terpaksa harus bayar (dan tidak jelas untuk apa, gaah!) dan banyak lagi. Makanya, males banget kalo nyimpen duit banyak-banyak, mending simpan untuk sesuatu yang diperlukan aj, sisanya bisa diberikan ke orang lain, baik pengemis kek, fakir miskin kek, sumbangan dana untuk para korban bencana alam, bencana perang...atau pengembangan teknologi senjata mutakhir dalam misi perdamaian dunia (alias GENOCIDE, haha *love it*).


Teringat sebuah sirah, bahwasanya Rasulullah SAW dalam bersedekah bagaikan angin yang berhembus. Bagaimana sih kalo ada angin lewat itu? Sejuk kan? Dingin-dingin empuk gimana gitu, dan tentu seluruh bagian tubuh kita terasa apabila kita berada di tepi jalan, kemudian ada angin kencang. Begitulah seharusnya prinsip bersedekah. Tidak usah pandang ragu dalam mengeluarkan duit, biasanya kalo mo ngasih duit aj harus cari recehan dulu, kalo gak ada ya gak ngasih. Mungkin kita bisa tanyakan kembali, apakah syarat utama dalam bersedekah? Ikhlas. Nah, kalo kita harus cari recehan dulu, apakah kita masih bisa mempertanggungjawabkan entitas ikhlas dalam sedekah kalo kita cuma ngasih recehan? Berapapun duit yang terambil dari kantong, langsung kasih, walaupun itu 50.000-an (Peace, buat yg lagi bokek :D).


Itu tadi masalah duit.

~{x-Penasaran? Langsung aja "click" judulnya untuk artikel lebih lengkap!-x}~




to glare the ashes of burning leaves
the cutting wrists let the blood flew
and howling is just the art of noise
What the thrilled fun is the Angel
whispering? About love, moan
and distinction the devils are crying
of?


to bring the disaster and erruption,
catastrophes, pains and interruption,
the stream of love what humans
are searching for long
The forgotten memories are back then,
when the dusk covered the earth
with flooded red-blood, hot


A memento from me for all girls who just drop by here...
(artikel ini ditulis bekerjasama dengan senior saya -- Lya Nissa,  nama pena dari seorang aktifis dan mahasiswi tingkat 3 Fakultas Ushuluddin di Azhar University, Cairo) 


 "Semakin kenal aku seorang wanita, semakin tak mengertilah aku akan dia.”
 ~Shakespeare~

Banyak orang mengatakan bahwa wanita adalah makhluk yang lemah, misterius dan suka berbelit-belit, seperti halnya yang diungkapkan Shakespare. Pandangan tersebut sebenarnya tidaklah benar adanya. Karena, sebenarnya seorang wanita memiliki bahasa tersendiri dalam mengungkapkan apa yang ada dalam pikiran dan perasaannya. Bahasa pakem yang kadang terasa sulit untuk dipahami oleh kaum laki laki, dan akan sangat fatal apabila mereka tidak mengetahuinya.


Wanita adalah ciptaan Allah yang memiliki berbagai keistimewaan. Keistimewaan itu yang membuatnya berbeda dengan yang lain. Wanita cenderung membaca suatu permasalahan secara detail berbeda dengan laki laki yang melihat suatu permasalahan secara global. Hal ini karena otak laki laki lebih berorientasi kepada solusi sedangkan otak wanita lebih berorientasi kepada proses.


~{x-Penasaran? Langsung aja "click" judulnya untuk artikel lebih lengkap!-x}~

Sinonim Pagi Malam



Duhai,
sejuk embun tertetes membasahi pagi
daun-daun menari di atas orang mati
Masih kudengar pohon itu berseru
“Mengapa?” sedang matahari meraung panas
menyisakan kata “Apa?” yang bertubi-tubi
menghujam di hati orang-orang
berkelabung hitam, berkelamkan pagi suram

Duhai,
bulan jauh menyisakan sinar, dekat
tampaklah wajah bopeng bagaikan setan
“Inikah rupa manusia?” keluhku
Riak-riak tangis mengalir deras
menusuk berang menggerung di telinga
Tapi tetap tidak ada hati yang paut
sekarang terkatut-katut, besok kalang kabut

Kalau boleh tuk ditepis aku laku
sangsangkan saja mimpi bual itu
sekian juang tuk meraih, menggapai
Kamu tidak tahu?
Itu semua semu !

Kalau boleh kuberitahu
burung itu lepas sudah dari sangkar
setelah sekian lama bebasnya terbelenggu
mericau riang, mengepak terbang
lepas di cakrawala biru
Kalau ingin tahu, itu Aku…